Kesuksesan Selalu Menunggumu
Hi Guys! Kalian apa kabar? semoga sehat selalu
Kali ini, saya akan share pengalaman saya waktu pertama kali belajar bahasa inggris.
Saya mau bilang, tidak gampang berada ditahap ini, ya guys. rasa sedih selalu ada ketika mengingat semuannya dari awal.
Flashback kurang lebih 5 tahun lalu waktu masuk kuliah semester satu, saat itulah awal mulanya saya belajar bahasa inggris dari nol. Udah dari nol, belajarnya pun otodidak. Tanpa aplikasi, tanpa menonton video di yotube karena waktu itu saya belum kepikir dan saya juga masih kurang informasi untuk belajar bahasa inggris menggunakan media-media tersebut. Lalu yang saya gunakan untuk belajar bahasa inggris itu apa? Well, saya suka membaca, jadi yang membantu saya waktu itu adalah sebuah buku tentang dasar-dasar bahasa inggris. Buku itu direkomedasikan oleh seorang teman. Buku itu masih ada sampai sekarang, dan saya masih gunakan untuk belajar. Selain itu, saya gunakan kamus bahasa inggris (buku) untuk membantu saya mencari arti setiap kata-kata baru yang ditemukan.
Pada saat itu, rasanya sangat susah..., sampai kadang ada rencana nyerah dengan keadaan sendiri. Namanya juga belajar sendiri tanpa bimbingan, jadi pasti sulit lah ya. Apalagi waktu itu sempat merasa insecure juga dengan teman-teman di kampus yang sudah pandai bahasa inggris. Saya ilustrasikan aja posisi bahasa inggris dari 1-10, teman-teman saya sudah berada pada posisi ke- 5, sedangkan saya masih ada pada posisi zero (0) . Tidak hanya itu teman-teman, ada beberapa orang yang pernah berkata kepada saya bahwa “ kamu kuliah di bahasa inggris ya? kuliah dibahasa inggris itu tidak gampang karena banyak yang akhirnya putus ditengah jalan karena tidak mampu bertahan, ada yang kuliah bertahun-tahun tapi tidak cepat selasai dan ada yang merasa dirinya tidak mampu jadi akhirnya harus pindah program study”.
Yeah, saya sempat ragu, takut dan merasa tidak percaya diri untuk melangkah saat itu. Saya sempat berpikir bahwa apakah saya bisa bertahan atau tidak. Lebih baik saya berhenti disini aja dan pindah aja ke program study lain dari pada saya harus bertahan dengan ketidakpastian. Namun teman-teman, Tuhan itu luar biasa! Saya sangat bersyukur bisa dikelilingi oleh orang-orang yang selalu mendukung saya, baik itu keluarga, para dosen dan juga beberapa teman saya. Mereka memberikan motivasi kepada saya bahwa apapun situasinnya, saya harus tetap bertahan, dan mereka percaya bahwa saya pasti bisa melakukanya. Motivasi mereka menjadikan saya kuat untuk melangkah. Finally, saya bisa berada ditahap ini merupakan satu hal yang luar biasa walaupun saya masih perlu banyak belajar lagi.
Untuk teman-teman yang saat ini masih dalam tahap awal belajar bahasa inggris atau belajar apa saja dan merasa diri tidak mampu/insecure dengan orang-orang disekitar, please, jangan pernah menyerah. Jangan dengar perkataan orang lain diluar sana karena mereka tidak tahu proses dan perjuanganmu seperti apa. Yang paling tahu dan mengerti kamu itu hanya Tuhan dan teman-teman sendiri. Abaikan perkataaan mereka. Kan yang nanti sukses itu teman-teman, bukan mereka. Mereka tahunya hanya kepo dan komen. Pegang teguh prinsip teman-teman bahwa kalau orang lain bisa, saya pasti bisa.
Teman-teman tahu tidak? Selain orang-orang terdekat saya yang menjadi motivasi bagi saya untuk belajar, saya banyak belajar juga dari kesuksesan orang lain sebagai motivasi bagi saya, bahwa kalau mereka bisa, saya juga pasti bisa. Menurut saya, soal gagal, itu tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah itu ketika teman-teman gagal dan tidak mau mencoba lagi. Banyak orang sukses diluar sana yang tidak pernah luput dari kegagalan. mereka juga pernah gagal, tetapi mereka terus bangkit dan mencoba sampai keberhasilan menemui mereka.
Teman-teman pasti pernah mendengar “ Hasil tidak akan menghianati proses”. Yup. Itu betul seperti yang saya alami. Yang terpenting adalah teman-teman tetap focus dan tekun belajar serta berdoa. Trust me, you can do it!


.png)
.png)

.png)
.png)
